Monday, 23 October 2017

Weekend Produktif: Menyulap Kaleng Bekas Menjadi Barang Bermutu Tinggi

October 23, 2017 7 Comments
Assalamualaikum, Bonjour, bagaimana kabarnya para readers setia blog Farida? Saya harap semuanya sehat selalu ya, karena kali ini saya akan memberi tahu sebuah tutorial DIY yang Insya Allah bermanfaat untuk para readers.
Sebelum ke step-stepnya, saya pengen tanya, readers tau kan apa itu DIY? bukan kepanjangan dari Daerah Istimewa Yogyakarta ya. hhee .Tapi, jujur, dulu waktu pertama kali lihat video tutorial gitu tentang craft dan ada huruf "DIY" yang terpikirkan oleh saya itu ya tadi readers Daerah Istimewa Yogyakarta, 😄😂(tenang, itu kan dulu). Yang saya bingungkan juga, isinya kok membahas kerajinan tangan?, dan akhirnya saya googling aja, ternyata DIY itu kepanjangan dari Do It Yourself yang memiliki arti sebuah kegiatan membuat, memodifikasi atau memperbaiki sesuatu yang dilakukan sendiri (yang berhubungan dengan kreatifitas atau kerajinan tangan). 
Saya juga tertarik dengan dunia crafting ini sejak tahun 2011. Awal mulanya saya membuat bros dari kain perca, karena Ibu saya adalah seorang penjahit, jadi dirumah banyak sekali kain perca, yang butuh kain perca bisa lho datang kerumah 😆. Lalu saya ingin memanfaatkan kain itu menjadi sesuatu yang Amazing, Alhamdulillah, dari hobi baru ini, saya dapat uang jajan tambahan.
Kemudian dari kain perca, beralih ke flanel. Setiap mau Idul Fitri, pasti kami mendapat bingkisan, dan salah satu isinya itu berupa kaleng wafer, dan saya pun memiliki ide untuk menghias kaleng ini menjadi benda yang memiliki seni tinggi. 

Dan berikut tutorial Menyulap Kaleng Bekas Menjadi Barang Bermutu Tinggi.
sebelumnya maaf ya, mungkin perpaduan warna flanelnya agak nyeleneh, karena saya hanya memanfaatkan segala hal yang berbau bekas. Tanpa harus ngutak-ngatik isi dompet saya 😁.

Pertama siapkan alatnya:
1. Kain Flanel (kalau bisa lebih dari 4 flanel)
2. Lem tembak dan Glue Gun
3. Kaleng Bekas
4. Gunting
5. Pensil, jarum dan benang hanya optional saja.
Contoh dari alat-alatnya
Cara membuatnya sangatlah mudah, anda hanya tinggal menggunting dan menempel tanpa harus dijahit:
1. Tempel tutup kaleng dengan flanel agar nanti kita gampang guntingnya. Tapi yang mau tutup kalengnya di gambar di flanel juga boleh, cuma nanti flanel jadi kotor. Seperti ini contohnya:

2. Potong flanel untuk badan kalengnya. Bisa dilihat pada gambar dibawah ini:



3. Setelah tutup dan badan kaleng tertutup oleh flanel, mulai menghiasnya ya. Bagian tutup kaleng itu kan masih terlihat garis yang bikin kurang rapi, kita bisa menutupnya dengan flanel yang digulung, bentuknya saperti astor.
membuat long wafer roll


4. Setelah tutup kaleng terlihat lebih rapi, mari kita bikin toppingnya:
    A. Sushi Flanel
Mudah kan?
     B. Wafer Roll Flanel
         Untuk membuat bentuk ini, anda cukup memotong 2 flanel warna yang berebeda, panjangnya 
         sesuai keinginan saja ya. Untuk lebih jelasnya, lihat gambar membuat wafer roll.


Dan begini penampakan kaleng bekas Flanel yang pertama 

Untuk kaleng bekas flanel kedua, bertemakan Perjalanan. Dan pada tutup kalengnya saya beri hiasan berupa Pita. berikut contoh membuat Pita:

Dan inilah hasilnya:
Cantik, Indah, dan mudah kan readers?, Cara ini bisa juga lho diaplikasikan pada kotak tisu. Ini gambar hasil karya saya :
Keren kan? hehe
Mari maks, saudara, saudari kita berkreatifitas membuat benda yang ada disekitar kita, yang tadinya tidak ada daya jualnya, kita manfaatkan menjadi sesuatu yang lebih berguna. Dan dengan melakukan DIY ini dapat menambah wawasan, menghemat biaya, ada perasaan puas dan bangga dengan hasil karya sendiri. Banyak kan manfaatnya?
Semoga tutuorial ini menginspirasi ya readers.

Karena artikel ini merupakan #KEBCollablogging, dan kali ini grup kami yaitu grup Raisa, mengelurkan postingan bertema DIY , jadi anda bisa mendapatkan informasi tutorial DIY lainnya yang memanfaatkan barang-barang bekas di :
1.Website KEB, dengan judul Weekend Produktif dengan Kreasi Baju Bekas, Author:Mak Merrida Merry
2. DIY:Memanfaatkan Botol Bekas Selai, Author: Mak Eryvia Maronie
3. Do and Dont's dalam DIY Project, Author: Mak Gifta
4. DIY Sarung Bantal dari Kemeja Bekas, Author Mak Winarni
5.Weekend Produktif dengan DIY, Author: Mak Indira
6. Weekend Produktif Bikin DIY Pouch Tissue, Author:Mak Ima 


Matur Suwun

Si Gingsul

Thursday, 5 October 2017

Delicious Recipe: Cireng Banyur Kuah Pedas

October 05, 2017 4 Comments

Cara lain menyantap cireng kini lebih menggugah selera, dengan kuah pedas dengan aroma jeruk nipis yang menambah kesegaran makanan ini. Ya, makanan ini bernama cireng banyur. Dimana si cireng "diguyur" dengan kuah panas + pedas.
 Saya mengetahui makanan ini, karena di beri tahu kakak saya yang asli orang sunda, penasaran dengan rasanya, akhirnya saya mendapat kesempatan secara gratis untuk mencicipinya. Dan memang rasanya enak sekali.
Saya pun mencoba ingin membuat cireng banyur ini sendiri, hasilnya lumayanlah (menurut saya). Dan karena jeruk nipisnya mahal jadi saya hanya memakai 1 jeruk nipis. Itu pun rasa jeruk nipis masih kurang.

Berikut resep cireng banyur ala rumahan :

Siapkan Bahannya:
1. 7 sendok makan tepung terigu
2. 15 sendok makan tepung kanji (hampir 1/4 kg tepung kanji)
3. Cabai rawit dan Cabai keriting sesuai selera pedas anda
4. 3 siung Bawang Merah
5. 2 siung Bawang Putih
6. Jeruk Nipis
7. Daun Bawang
8. Bakso, Tempura, Sosis (optional)
9. Garam + penyedap rasa

Cara membuat:
1. Haluskan 1 siung bawang putih untuk adonan cirengnya.
2. Campur tepung terigu dan kanjinya kemudian beri bawang putih yang sudah dihaluskan tadi dan garam secukupnya.
3. Tuang air panas sedikit demi sedikit ke dalam adonan cireng. Uleni hingga kalis.
4. Bentuk cireng bulat pipih. (Jika ingin men'stock' taburi cireng dengan tepung agar tidak saling menempel)

cireng yang ditaburi tepung
5. Goreng adonan cirengnya.
6. Goreng tempura, sosis, dan bakso (hanya bahan tambahan)

Baca juga : Tteokbokki (Korean Food)

Membuat kuahnya:
1. Haluskan bawang merah, bawang putih, cabai rawit dan cabai keriting.
2. Potong daun bawang
3. Tumis bumbu yang sudah dihaluskan tadi kemudian beri garam+penyedap rasa (optional) dan gula secukupnya lalu tambahkan daun bawang.
4. tambahkan air kemudian koreksi rasa. dan tunggu hingga mendidih.

*Langkah terakhir, taruh cireng, tempura, bakso, dan sosis yang sudah digoreng tadi di atas piring kemudian banyur atau siram dengan kuahnya dan beri perasan jeruk nipis.
Dan taraa cireng banyur siap disajikan!

Wisata Kuliner Yogyakarta: Seblak Den Shaka, Sensasi Pedas Menggoyang Lidah

October 05, 2017 4 Comments
Sering mendengar nama makanan yang dikenal pedas ini? yang berbahan dasar dari kerupuk, biasanya ditemani dengan ceker, mie, batagor, siomay, atau bahan lain yang mendukung. Saat ini, makanan khas dari Sunda ini telah masuk di hampir seluruh Indonesia, khususnya Yogyakarta.
Ya, nama makanan ini adalah seblak. 

Khusus bagi anda yang berada di Yogyakarta, yang ingin merasakan seblak yang benar-benar asli Bandung, dengan varian menu dan level pedas yang beragam, anda tidak perlu jauh-jauh pergi ke Bandung untuk mencicipinya, karena di Yogyakarta ada seblak yang siap menggoyang lidahmu.

Warung ini bernama warung "SEBLAK DEN SHAKA". Outlet ini berlokasi di Jalan Munggur no 60 sebelum bangjo, sebelah timur jalan. Memang warungnya cukup mungil. tapi anda pasti mudah untuk menemukan lokasinya, karena benar-benar disamping jalan.  
Jika anda sedang tidak ingin keluar rumah, tenang warung ini sudah terdaftar dalam menu makanan di aplikasi online pesan antar. Pokoknya anda sangat dimanjakan. Pemilik warung ini juga ramah sekali. Setiap harinya terjual 80 mangkok bahkan lebih. Cara memasak seblaknya pun tanpa ada tambahan vetsin sedikitpun dan kuahnya menggunakan kaldu sapi, hmmm..sungguh raos pisan.

Seblak basah ini dijual mulai harga Rp 5000-10.000,-. Cukup terjangkau kan fooders?. Warung ini juga memiliki menu yang beragam
Jadi bagi anda penikmat kuliner nusantara, mari coba sensasi pedasnya Seblak den Shaka ini. Dijamin bikin kamu ngiler. Selamat mencoba.

Salam manis dari si gingsul.
 

Tuesday, 3 October 2017

Tampil Keren Dengan Busana Muslim Batik

October 03, 2017 8 Comments
        Wanita merupakan makhluk yang selalu menjadi subyek sekaligus obyek dari trend fashion. Tentu saja hal tersebut tak bisa dipisahkan dari karakter wanita yang senang untuk berpenampilan sempurna di setiap kegiatannya. Salah satu cara yang mereka lakukan adalah dengan berbusana modern dengan gaya tampilan yang sesuai dengan karakter seperti pada penggunaan baju batik, baik itu untuk acara formal atau non-formal. Batik memamg telah menjadi bagian yang tak bisa dilepaskan dari masyarakat Indonesia.
        Saya sebagai wanita muda muslimah sangat senang mengenakan baju batik. Karena menurut saya, mengenakan batik sama halnya dengan melestarikan budaya bangsa. Batik juga memiliki beragam motif dan fleksibel karena bisa dibentuk berbagai macam model. Tetapi sangat disayangkan masih banyak anak muda zaman sekarang yang malu untuk mengenakan batik, mereka lebih memilih pakaian branded walau itu kualitas KW..hhe. Padahal model batik zaman sekarang sudah sangat cocok untuk dikenakan para remaja yang ingin tetap tampil fashionable.
       Berbicara tren fashion, memang setiap tahun tren terus berubah entah berevolusi atau malah kembali ke era masa lalu dalam sentuhan yang retro atau vintage. Tren busana muslim pun mengikuti alur tren fashion secara global hanya saja penerapannya lebih modest.
      Tanggal 2 Oktober kemarin merupakan Hari Batik Nasional, apa yang kamu lakukan untuk merayakan Hari Batik? Biasanya sih pada menggunakan pakaian batik dengan mix and match. Memang, saat ini sedang tren sekali batik yang dicampur dengan pakaian biasa. Ini memberikan kesan penampilan berbeda.
Yuk coba disimak beberapa model busana muslim batik, khusus untuk para muslimah saja ya:
1. Gamis Batik 
    Gamis adalah busana yang paling sering dikenakan muslimah di segala kesempatan. Praktis dan modis adalah alasan utama muslimah memilih gamis sebagai busana utama. Sebenarnya contoh gamis batik yang ada digambar itu masih model yang sederhana (karena saya suka yang simple). Untuk kesan glamournya kamu bisa menggunakan sepatu hak tinggi yang blink-blink dan mengenakan hijab pashmina atau segi empat yang polos saja ya, biar tidak terkesan norak. Pada gambar di atas saya mengenakan hijab instan, karena pada saat itu sedang terburu-buru, akhirnya terpilihlah hijab tersebut. Gamis batik bisa dikombinasikan dengan kain polos. Seperti ini:
Batik yang dikombinasikan dengan kain polos
2. Kaftan Batik
     Selain gamis, kaftan batik juga cocok untuk kamu yang ingin pergi ke pesta pernikahan dengan tampilan yang muslimah. Anda bisa memilih warna kain yang cerah agar anda terlihat fresh dan juga elegan. Sudah ada banyak kaftan batik yang dijual di toko-toko baju, tentunya dengan beragam model dan warna. Anda bisa memadukannya dengan hijab polos yang senada atau kalau anda berani bisa tabrak warna, misalkan warna biru dengan abu-abu, warna abu-abu ini akan membuat tampilan anda lebih mewah. Tambahkan pemaduan dengan high heels atau wedges untuk menambahkan kesan feminim.
Sumber gambar: kriyaIndonesia
        Dalam foto tersebut, si model memang terlihat sangat anggun. Ia mengenakan kaftan motif batik yang elegan. Dia memadukannya dengan manset atau dalaman berwarna hitam. Untuk bagian hijabnya sendiri, dia memilih nuansa krem. 
Untuk melengkapi outfitnya, anda bisa menggunakan tas model clutch dan sepatu berhak tinggi. Tidak terlalu berlebihan, namun juga tidak terlalu sederhana. Sangat cocok dikenakan untuk menghadiri sebuah pesta pernikahan.
3. Gamis Batik dan Blazer 
 
gamis batik dan blazer polos

       Busana two piece ini cocok dikenakan sebagai setelan saat bekerja. Dress batik motif floral dipadu warna blazer polos membuat gaun ini tampak elegan dan sesuai dengan suasana kantoran. Model busana ini juga bisa digunakan dalam acara pesta.
gamis polos dan blazer batik
      Batik tidak hanya dirancang sebagai busana utama saja, tetapi bisa dirancang sebagai outer dengan dipadu padankan dengan gamis polos.

4.  Bergo dan Gamis Batik

Sumber : google.com
      Sekarang ini, banyak muslimah yang ingin tampil modern namun tetap syar'i. Maka dari itu para desaigner menciptakan inovasi baru, dengan kombinasi antara gamis batik dan jilbab yang menutup dada, diharapkan para muslimah tetap keren dengan model busana muslim batik ini.

4. Jumpsuit Batik dan Blazer

Motif : sasambo (batik NTT)

     Pada awal mulanya model pakaian jumpsuit ini akrab disebut sebagai mode one-piece. Maknanya adalah baju ini berbentuk menyatu antara atasan dan bawahan. Jika kita lihat dari kata Jump dan suit, mungkin jika diartikan secara word by word terlihat lucu yakni "baju melompat". Karena awalnya model baju ini diciptakan untuk para penerjun payung dengan spesifikasi baju yang menyatu antara atasan dan bawahan serta kain tebal dari bahan khusus agar terlindung dari udara dan kencangnya angin saat mereka terjun dari pesawat.
     Model Jumpsuit ini pun ada yang bercorak batik dengan di kombinasikan dengan blazer, cocok untuk anda saat travelling atau ada kegiatan non-formal.

5. Batik Casual Muslim
Sumber gambar: debusana


      Kebanyakan baju batik memang dipakai di waktu-waktu formal. Namun sekarang ini, batik juga bisa dipakai untuk hal yang casual juga. Misalnya saja, celana batik dan rok batik yang di padu padankan dengan atasan polos yang memiliki warna senada. Anda bisa memakai flat shoes agar menambah kesan santai anda.
       Dalam gambar di atas, Dian Pelangi memang terlihat sangat casual dengan outer batik Pekalongan. Dian Pelangi mengenakan atasan merah dengan outer batik, yang dipadu dengan loose pants peach berbahan satin. Untuk hijabnya, dia mengenakan hijab polos berwarna merah. Penampilannya semakin fashionable karena Dian menggunakan kacamata, kalung, jam tangan, tas, dan sandal flat gold.

6. Rok Batik
Sumber gambar: Pinterest
      Tak hanya atasan, batik juga bagus untuk kamu kenakan sebagai bawahan seperti rok. Rok batik dengan potongan lebar seperti gambar di atas pastinya nyaman untuk kamu kenakan saat beraktifitas. 
Pada foto tersebut memang terlihat Dian Pelangi menggunakan busana yang serba tabrak waran. Tapi menurut aku itu keren (karena saya juga suka nabrak-nabrakin warna). Jika kamu ingin tampil berbusana hijab dengan nabrakin warna, mulailah dengan busana bermotif agar dapat menghasilkan lebih banyak warna dalam penampilanmu. Jika mengenakan atasan atau bawahan bermotif, sebaiknya dipadukan dengan outfit polos. Jangan takut untuk memadukan warna-warna kontras seperti merah dan biru tosca. Dengan paduan kedua warna tersebut akan membuat tampilanmu semakin berani dan atraktif.

7. Celana Batik
Celana batik denga blouse polos

      Solusi buat kamu yang tak biasa memakai rok, kamu bisa mencoba celana batik untuk HOTD mu. Apalagi celana motif batik cukup populer saat ini sehingga mudah mendapatkannya. Untuk batik dengan warna dasar gelap, kamu bisa mix and match dengan atasan blouse polos yang berwarna senada. Ditambah dengan menggunakan sepatu hak tinggi berwarna putih. Untuh model hijab bisa sekreatif kamu ya guys, dengan warna yang pas juga tentunya. 

       Nah itulah beberapa inspirasi busana muslim batik yang bisa kamu pakai. Dengan perkembangan batik yang selalu mengikuti tren fashion akan membuat tampilan anda semakin menarik dan cantik dalam berbusana. Untuk itu tidak ada salahnya selalu berkreasi dengan model pakaian batik. Selain akan mempercantik penampilan anda, berarti juga mencintai produk-produk dalam negeri. Kalau bukan kita yang bangga dengan kekayaan budaya negeri sendiri, lalu siapa lagi?
       
      O iya kemarin sempet kaget juga dan kecewa saat MV baru Agnez Mo keluar karena di Video tersebut Agnez mengenakan batik dengan model yang cukup sexy ditambah alur cerita di video tersebut lumayan "panas"..hhe. Saya tidak akan menampilkan gambarnya..jika ingin tahu MV lihat saja di Youtube yang berjudul Long As I Get Paid.

(Artikel ini diikutsertakan dalam KEB Collablogging group Raisa) Baca tulisan mak Ery seputar dunia fashion di www.emaronie.com, dan baca postingan KEBnya yang berjudul  TAMPIL KEREN DENGAN MIX and MATCH BUSANA.

Yang ingin referensi lain untuk mix and match biar tampil keren, bisa kunjungi blog ini:
1. Mix and Match lifestyle blogger ,author: Mak Dira
2. Tampil Keren Padu Padan Warna, author=Mak Gifta
3. Tips Tampil Keren Mix and Match saat Liburan, author=Mak Ketua Ima
4.Tampil Keren Dengan Bermain Game Fashion, author=Mak Winarni
5. Tubuh Gemuk Tetap Bisa Tampil Keren, author=Mak Merry 

Arigatou ^^ 

Sunday, 1 October 2017

CANDI SOJIWAN, SEBUAH CANDI INDAH YANG TERSEMBUNYI

October 01, 2017 10 Comments

Sumber gambar: Yogyakartatours
Sebuah kota Istimewa, ya itulah Yogyakarta. Di tahun 2001 hingga 2015 Yogyakarta memiliki slogan "JOGJA NEVER ENDING ASIA". Di kala itu, pemerintah tengah gencar memperkenalkan Jogja kepada dunia luar.
Sumber gambar: Heypipit
Jogja Never Ending Asia memiliki visi untuk menjadikan kota ini sebagai pelopor dalam bidang perdagangan, pariwisata, dan investasi khususnya daerah Asia dalam jangka waktu lima tahun ke-depan.
Dan pada tanggal 1 Maret 2015, pemerintah Yogyakarta memutuskan slogan Jogja berubah menjadi Jogja kota istimewa.
Ya memang istimewa, karena kota ini kaya akan budayanya dan tentu saja memiliki tempat wisata dari alamnya hingga tempat-tempat bersejarah yang mampu menarik wisatawan lokal dan asing. Ditambah lagi kulinernya yang khas akan rasa manis dan pedas dari sambal kreceknya, yaitu Gudeg.

Sumber gambar: Sajiansedap
 Semenjak saya menikah dan memiliki anak, saya malah sering berwisata dan mengelilingi kota Yogyakarta ini, aneh ya? karena dulu sewaktu masih single, saya jarang keluar rumah, sehingga tidak begitu mengenal sudut jalan di Yogyakarta (padahal asli orang Jogja), yang lebih anehnya lagi, suami saya asli orang Wonosobo, setiap saya sedang jalan-jalan sama suami, sang suami yang memberi tahu nama jalannya apa, ini tempat apa, seperti sudah mengerti seluk beluk di kota ini, kadang saya malu sendiri, seharusnya saya yang bercerita mengenai kota yang dikenal dengan budayanya, ini malah suami yang menginjakkan kaki di kota Yogyakarta untuk mendapatkan gelar sarjana.
Dan tibalah di hari Minggu, di setiap hari itu, kami selalu menyempatkan untuk mengajak anak liburan ke tempat wisata Yogyakarta dan sekitarnya, khusunya yang belum terlalu dikenal oleh masyarakat luas.
Awalnya kami mengunjungi ke sebuah situs bersejarah, yaitu Candi Barong. Perjalanan pulang dari candi Barongpun seperti di Gunung kidul atau daerah pegunungan, naik turun, sehingga dari kejauhan kami melihat ada sebuah candi yang berdekatan dengan Candi Prambanan tapi candi itu tidak satu kompleks dengan Candi Roro Jonggrang ini. Akhirnya kami penasaran dengan candi tersebut, dan mencoba mencari jalan untuk sampai di candi yang entah apa namanya itu.
Ternyata lokasinya tersembunyi di balik perkampungan, menjadikan candi ini tidak terlihat dari jalan raya. Jalannya beraspal dan sempit, namun masih cukup untuk mobil.
Nama candi ini adalah Candi Sojiwan, mungkin masih banyak yang belum mengenal akan candi yang tersembunyi ini.

Sumber gambar: travelakurat
Candi ini letaknya tidak jauh dari Candi Prambanan. Bisa dibilang candi ini adalah perpaduan antara Candi Prambanan dan Borobudur. Untuk harga tiket masuk ke candi ini pun gratis cukup menuliskan nama dan asal daerah dalam buku tamu yang tersedia.

Candi Sojiwan adalah monumen dari jaman Dinasti Mataram Kuno abad VIII-X yang dibangun oleh Raja Balitung sebagai bentuk penghormatan untuk neneknya Nini Haji Rakryan Sanjiwana yang beragama Buddha dalam bentuk fabel. Kisahnya mengajarkan moral agama Buddha pada saat itu. Ada relief kera yang sedang mensiasati buaya sehingga bisa menyeberangi sungai dan pelombaan antara garuda dan kura-kura.
Ketika berjalan mendekat bangunan candi induk Sojiwan, bentuk dan susunan sudah tertata rapi, karena beberapa waktu lalu telah dilakukan rekonstruksi candi.
Jika sudah lelah mengelilingi bangunan candi, bersantai di taman berumput hijau bisa menjadi pilihan. Menghabiskan sore atau akhir pekan di tempat ini pun akan menjadi liburan yang menyenangkan.


Baca juga : Liburan Asyik ke Candi Barong

Suasana sekitar  candi yang masih sepi dan sejuk, menjadikan tempat ini semakin syahdu ditemani angin yang berhembus ringan dan sang surya yang semakin ingin menyembunyikan dirinya.
Menurut saya, kompleks candi ini cukup indah karena tamannya rapi dan bersih. Selain itu candi ini dikelilingi sawah-sawah sehingga menambah keasrian lingkungan sekitarnya. Apalagi candi ini belum terlalu banyak pengunjung yang datang.
Jadi, sempatkan waktu untuk menikmati Maha karya seni ini ya, jika berkunjung ke Yogyakarta.

Salam manis dari si gingsul