Friday, 18 August 2017

Bakso Lovers: Mana pilihanmu, Bakso Super Besar atau Bakso Super Imut?

August 18, 2017 5 Comments

                                                      

Hmmm...siapa sih yang tidak kenal dengan kuliner yang satu ini? Kuliner yang berbahan dasar dari daging sapi kemudian dibentuk seperti bola dan disajikan dengan pangsit, sawi hijau, seledri, bihun dengan kuah yang panas, lalu dicampur dengan sambal, kecap, dan saos. Waooow bikin ngiler pastinya. Mayoritas masyarakat Indonesia memang sangat menyukai kuliner yang satu ini, yaitu Bakso. Para pencinta baksopun, saat ini dimanjakan dengan variasi bakso yang bermacam-macam, ada bakso beranak, bakso gempeng hingga bakso berukuran raksasa atau bakso mini. Terus dimana saya bisa menemukan bakso berukuran jumbo? dan bakso berukuran kecil? Jawabannya adalah:
1. Kunjungi Bakso Klenger Ratu Sari Yogyakarta bagi kamu yang ingin mencoba sensasi bakso jumbonya.
Warung bakso ini terletak di Jl. Wahid Hasyim No. 296 Nologaten, Depok, Caturtunggal, Depok, Sleman,Yogyakarta. Setiap hari tempat ini selalu ramai pengunjung. Dan setiap kesana, saya hanya berani mencoba yang bakso biasa paling poool ya bakso klengernya itupun beratnya 1/4 kg, didalam baksonya pun ada 1 butir telur ayam dan potongan daging sapi, saya belum pernah mencoba yang lebih jumbo dari itu, lha baru nyoba yang 1/4 kg udah klenger. Jadi buat para pencinta bakso yang mau kesana dan akan mencoba bakso super xxxl nya nanti sharing-sharing ya pengalaman klengernya. Berikut daftar menu bakso beserta harganya:
Tempatnya pun sangat cocok bagi anda yang suka kongkow alias nongkrong. Dengan dekorasi ala-ala vintage, warung bakso ini juga memanjakan pelanggannya yang suka berfoto. Kamu dapat memilih, mau duduk secara lesehan atau duduk di atas kursi. Pengunjung juga bisa menemukan spot makan yang eksklusif seperti didalam pendopo kecil yang hanya bisa menampung 2 orang saja.
Ok, sekarang saya akan memberitahu dimana kita bisa menemukan bakso super imut. 
2. Bakso Krikil Pak Supri Yogyakarta
 Sebenarnya sudah lama saya mengetahui bakso imut ini, tapi baru sempet kemarin tanggal 17-8-17. Untuk mengetahui lokasi warung bakso ini tidaklah sulit, karena terletak di pinggir jalan (utara jalan). Lokasinya berada di jalan Godean km 5 no 105, Gamping, Yogyakarta. Saya sarankan, gunakan motor saja, karena warung ini tidak memiliki lahan parkir yang luas. Jika sudah sampai di lokasi, jangan kaget ya, kalau warungnya tidak semewah seperti Bakso Klenger Ratu Sari.


Maaf, motretnya kurang Profesional
Walau warung ini masih sederhana, tapi Pak Supri sudah memilik banyak pelanggan. Satu mangkok bakso dihargai sebesar Rp 10.000,-. Seporsi ada 45 buah bakso imut, satu bakso berukuran standar, tahu dan mi bihun. Untuk minumnya belum terlalu bervariasi, Pak Supri hanya menyediakan Teh Botol Sosro dan Air Mineral saja. Untuk rasanya? hmm, jangan tanya, rasanya sedap sekali, kalau menurut saya lebih enak Bakso Krikil dari pada Bakso Klenger,hhe. Tapi soal kenyamanan tempat sech, mending di Bakso Klenger.
Jadi, jika kalian mengaku Bakso Lovers belum sah kalau belum mencoba ke-2 bakso tersebut.
Sekian. Terima kasih!

Tuesday, 15 August 2017

Delicious Recipe: Seblak kok dimakan?

August 15, 2017 4 Comments

SEBLAK CILOK CEKER
  
SEBLAK CILOK MAKARONI

Saya punya kakak asli orang sunda, biasanya kalau beliau habis pulang dari Bandung membawa oleh-oleh khasa sana, salah satunya SEBLAK. Nah, waktu pertama kali ditawari suruh nyobain SEBLAK, karena saya orang Jawa, yang terlintas dipikiran adalah alat yang terbuat dari rotan bentuknya seperti raket, biasanya digunakan untuk memukul kasur saat dijemur. Lha seblak yang satu ini bisa dimakan? pada saat itu, saya makan Seblak itu yang jenisnya seblak kering yang lebih awet. Kemudian, beberapa tahun kemudian, emaknya kakak saya membuat seblak basah, yang bahan bakunya dari kerupuk. Dan rasanya cocok banget sama lidahku, karena pedesss. Sekarang pun, kuliner yang satu ini banyak kita temui di Yogyakarta, khususnya yang berdekatan dengan kampus. Dari pada, bunda-bunda beli, mengeluarkan isi dompet bunda, mending masak sendiri, gampang banget lho bund. 

Tapi disini saya masak seblaknya berbahan baku dari cilok, ceker, dan kerupuknya diganti dengan makaroni.

Siapkan bahannya:

1. Ceker 1/4 kg

2. Tepung kanji 1/4 kg (untuk cilok)

3. Tepung terigu 7 sdm (untuk cilok)

4. Daun bawang (optional) 

5. Merica

6. Makaroni

7. Cabai rawit dan cabe keriting secukupnya (saya pedas)

8. Bawang merah dan putih

9. Kencur sebesar biji kurma tapi setengahnya aja.

10. Garam, gula

Langkah :

A. Membuat Cilok:

    1. Ayak tepung kanji dan tepung terigu

    2. Didihkan air panas, potong daun bawang

   3. haluskan bawang putih dan merica, beri garam secukupnya

   4. Campur bumbu yang sudah dihaluskan dengan air, lalu aduk, dan beri tepung yang sudah         diayak tadi.

  5.tuangkan air panas secukupnya, aduk hingga kalis,  lalu campur dengan daun bawang.

   6. jika adonan cilok sudah siap untuk direbus, didihkan air panas, benar-benar mendidih ya, baru adonannya dimasukkan.

B. Seblak Cilok Ceker

   1. Untuk ceker harap dicuci bersih dan direbus dulu ya.

   2. Haluskan bawang merah, bawang putih, kencur, dan cabe.

   3. Jika sudah halus, tumis bumbu tadi beri air, garam, gula, dan penyedap rasa secukupnya. 

  4. Masukkan Cekernya dulu, baru ciloknya.

  5. dan taraaa..SCC alias Seblak Ceker Cilok sudah siap disantap

C. Seblak Cilok Makaroni

   Untuk membuat Seblak Cilok Makaroni caranya sama ya,hanya saja Makaroninya kalau saya direbus dulu.

Ok, mungkin sekian resep untuk hari ini, semoga bermanfaat.

Tuesday, 1 August 2017

Sudahkah anda mengunjungi Merapi Park Yogyakarta?

August 01, 2017 4 Comments
Yogyakarta memang pantas disebut kota kreatif. Bagaimana tidak, akhir-akhir ini banyak sekali tempat-tempat yang asal mulanya sebagai sumber mata pencaharian warga sekitar dapat disulap sebagai tempat wisata dan Instagrammable, contohnya Tebing Breksi. Kemudian Desa wisata ketingan, desa ini terkenal karena ribuan burung-burung (kuntul-kuntul) yang membuat sarang hampir di semua pohon tinggi di desa Ketingan ini pun dapat menarik perhatian para wisatawan lokal maupun mancanegara.
        Dan karena orang jaman sekarang lagi seneng-senengnya berselfie, berwefie, dll, maka melihat situasi ini dibangunlah kawasan wisata khusus untuk yang suka berswafoto, yaitu Merapi Park. Dengan konsep replika ikon dunianya, tempat wisata ini dapat menyedot ribuan pengunjung per hari. WAOOW!! tapi sebenarnya berkat bantuan sosial media lah tempat-tempat wisata menjadi viral. Dari facebook juga aku bisa tahu Merapi Park. jadi penasaran kan, kayak apa sih tempatnya? tiba lah hari Minggu, seperti biasa waktunya berpiknik ria.
        Awalnya suami agak-agak males tak ajak ke Merapi Park, coz sukanya ke tempat-tempat yang berbau sejarah. Tapi karena demi membahagiakan Istrinya..(cieeeeh) akhirnya mau dech. 😘. Dari rumah sudah meng range-rang HTMny @15ribu jadi 2 orang 30 ribu. Jadi bawa uangnya gak banyak-banyak banget.
Kesananya kan bertiga nih suami, saya, dan anak. eeeehhh...nyampe di depan pembelian tiket ada tulisan "ANAK BERUMUR 2 TAHUN LEBIH DIKENAKAN HTM". Kaget kan saya, bawa uangnya aja pas-pas an belum jajannya nanti..hhee. Terus pas mau beli tiket masuknya aku bilang klo anak saya umurnya 2 tahun pas (padahal 2 tahun lebih 3 bulan) 😂 bohong-bohong dikitlah, kemudian sama penjaga tiketnya di kasih free dech. horeeeeee. Lumayan kan ngirit 15ribu.
        Masuklah kami ke tempat wisata itu. Pas dah nglihat, oh ternyata gini, agak-agak kurang puas gitu sama gak kepenak ma suami, HTMnya 15rb dan penampakkannya cuma biasa aja. Tapi ini cuma opini saya lho. Kurang pasnya juga ini kan katanya "THE WORLD LANDMARKS" jadi ikon DUNIA kan? kenapa khas Indonesia bangetnya malah gak ada. kayak Candi Prambanan dan Candi Borobudur malah gak dibuat replikanya. Kebanyakan ikon Eropa yang dibuat. Harapannya semoga kedepannya bisa dibuat replika candi-candi yang ada di Indonesia.
         Kemudian aku mau ngasih trik nih kalau mau foto, biar pura-puranya beneran di tempat itu, misalnya nih depan menara eiffel. Jangan foto didepan replika menara Eiffel langsung, karena orang-orang pasti langsung bisa menebak kalo itu cuma di Merapi Park. apalagi nanti fotonya bakalan di upload di Medsos. Jadi, kamu pilih spot yang agak jauh dari replika tu, terus cari bunga-bunga yang bisa nutupin background yang kurang bagus (kayak banyak orang-orang di belakang kita). Ini nih contohnya:

Kalau fotonya kayak gini, kelihatan banget cuma di Merapi Park, karena backgroundnya kurang bagus, banyak wisatawannya, ditambah lagi sama mini menara Eiffelnya.

Tapi kalau ngambil fotonya kayak gini, dijamin teman-teman kamu bakalan agak percaya walau ragu-ragu kalau kamu pernah ke Perancis..hhe
Terus banyak juga judul-judul artikel yang mengajak para pembacanya untuk tidak usah berkeliling dunia, karena cukup di Merapi Park kamu bisa berkunjung ke Landmark dunia. Kurang setuju untuk yang satu ini, masa kalau mimpi kita pengen jalan-jalan keliling dunia yang real disarankan untuk berkunjung saja di Merapi Park?. Kita harus tetep menggapai cita-cita kita ya. jangan terpengaruh sama artikel yang memiliki judul kayak gitu. Reach your dream, reach your goal.